Thin Chuan Sekly

Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tidak pernah melebihi batas kemampuan kamu.

Thin Chuan Sekly

Orang yang kuat hatinya, Bukan mereka yang tidak pernah menangis, Melainkan Orang yang tetap tegar ketika banyak Orang menyakitinya.

Thin Chuan Sekly

Jangan bandingkan orang yang mencintaimu dengan masa lalumu. Hargai dia yang kini berusaha membuatmu bahagia.

Thin Chuan Sekly

Wanita itu unik, mereka ingin kamu tahu bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatidakannya padamu.

Thin Chuan Sekly

Berpikirlah sebelum berbicara, karena dengan begitu, kamu akan mengurangi kesalahan pun masalah yang mungkin akan terjadi.

Thin Chuan Sekly

Berpikirlah sebelum berbicara, karena dengan begitu, kamu akan mengurangi kesalahan pun masalah yang mungkin akan terjadi.

Wednesday, 25 November 2015

Tari Muang Sangkal

Tari Muang Sangkal
Tari Muang Sangkal adalah salah satu tarian asli Sumenep. Kini tarian tersebut menjadi ikon seni tari di Sumenep. Secara harfiah kata moang sangkal terdiri dari dua kata berbahasa Madura yang mempunyai makna kata sebagai berikut :
Kata Muang berarti membuang, dan kata Sangkal berarti sukerta yang artinya gelap (sesuatu yang menjadi santapan sebangsa setan, dedemit, jin rayangan, iblis, menurut ajaran Hindu). Sedangkan kata "sangkal" sendiri mengadopsi dari bahasa Jawi Kuno yang maksudnya Sengkala (sengkolo). Jadi sangkal yang dimaksudkan pada umumnya oleh masyarakat Sumenep adalah : bila ada orang tua mempunyai anak gadis lalu dilamar oleh laki-laki, tidak boleh ditolak karena membuat si gadis tersebut akan “sangkal” (tidak laku selamanya).

Pada awalnya tari Moang Sangkal gerakannya agak keras, diiringi dengan gamelan dengan gending ”sampak” lalu mengalir pada gending ”oramba’-orambe’ ”yang mengisyaratkan para putri keraton menuju ke ”taman sare”. Dan kemudian gerakannya tambah halus, gerakan yang halus, mengisyaratkan para putri sedang berjalan di Mandiyoso (koridor keraton dalem menuju Pendopo Agung Keraton Sumenep ).
Pada umumnya jumlah penari berjumlah ganjil, dan kostum yang digunakannyapun adalah kostum pengantin legha khas Sumenep dengan warna yang khas pula, yaitu warna merah dan kuning, perpaduan warna tersebut mengandung filosofi ”kapodhang nyocco’ sare ” yang maksudnya ” Rato prapa’na bunga” (raja sedang bahagia). sedangkan untuk paduan warna kostum merah dan hijau atau kuning dan hijau mengandung folosofi ” kapodang nyocco’ daun” yang maksudnya ” Rato prapa’na bendhu ” (Raja sedang marah). Pada saat menari, para penari memegang sebuah cemong (mangkok kuningan) berisikan kembang aneka macam. Penari berjalan beriringan dengan gerakan tangan sambil menabur bunga yang ada dalam cemong itu serta diiringi gamelan khas kraton.
Tari moang sangkal sendiri, diciptakan pada tahun 1972 oleh salah seorang seniman Sumenep, Taufikurrachman yang salah satunya dilatarbelakangi oleh kepedulian para seniman dalam menerjemahkan alam madura yang sarat akan karya dan keunikan. disamping juga mengangkat sejarah kehidupan karaton Sumenep tempo dulu.

Lirik Chahun Main Ya Naa - Aashiqui 2

Chahun Main Ya Naa

--Male--
Tu hi ye mujhko bata de
Kau saja yang katakan hal ini padaku

Chahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Apne tu dil ka pata de
Beritahu aku maksud hatimu

Chahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

--Female--
Tu hi ye mujhko bata de
Kau saja yang katakan hal ini padaku

Chahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Apne tu dil ka pata de
Beritahu aku maksud hatimu

Chahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

--Male--
Itna bata doon tujhko
Ingin kukatakan padamu

Chaahat pe apni mujhko Yun tto nahi ikhtiyaar
Bahwa aku tak memiliki kuasa atas cintaku sendiri

Phir bhi yeh socha dil ne
Namun demikian hati ini merasa

Ab jo laga hoon milne
Saat kini aku mulai menemuimu

Poochhu tujhe ek baar
Aku harus bertanya padamu sekali lagi

--Booth--
Tu hi ye mujhko bata de
Kau saja yang katakan hal ini padaku

Chahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Apne tu dil ka pata de
Beritahu aku maksud hatimu

Chahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

--Male--
Aisi kabhi pehle hui naa thi khwaahishein
Aku tak pernah memiliki hasrat sebanyak ini sebelumnya

O.. kisi se bhi milne ki Naa ki thi koshishein
Serta belum pernah juga aku bertemu seseorang seperti ini

Uljhan meri suljha de
Menyelesaikan semua masalahku

Chaahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Aankhon aankhon mein jataa de
Mengatakan padaku lewat pandangan  mata

Chaahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

--Female--
Mere chhote chhote khwaab hain
Aku punya mimpi-mimpi sederhana

Khwabon mein geet hain
Dalam impian itu ada lagu-lagu

Geeton mein zindagi hai
Didalam lagu ada kehidupanku

Chaahat hai, preet hai
Ada keinginan, ada cinta

Abhi main na dekhoon khwaab woo
Sekarang aku tidak bermimpi lagi

Jin mein na tu mile
Semenjak tidak bertemu denganmu

Le khole honth maine
Lihatlah, telah kubuka mulutku

Ab tak the jo sile
yang sebelumnya terkatup rapat hingga saat ini

Mujhko na jitna mujh pe
Aku tidak begitu percaya

Utna iss dil ko tujh pe Hone laga aitbaar
Karena aku tidak percaya bahkan pada diriku sendiri

Tanha lamhon mein apne
Dalam saat-saat kesendirianku

Bunti hoon tere sapne
kurajut mimpi tentangmu

Tujhse hua mujhko pyaar o o..
Aku telah jatuh cinta padamu

Poochungi tujhko kabhi naa
Aku tak kan pernah bertanya padamu

Chaahun main ya naa
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Tere khaabon mein ab jeena
Kini kutinggal dalam mimpi-mimpimu

Chaahun main kyun naa!
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

--Male--
Tu hi yeh mujhko bata de
Kau saja yang katakan hal ini padaku

Chahun main ya naa...
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Apne tu dil ka pata de
Beritahu aku maksud hatimu

Chahun main ya naa..
Haruskah aku mencintaimu atau tidak

Film: Aashiqui 2
Singer: Palak Muchhal, Arijit Singh
Music: Jeet Gangulli
Lyrics: Irshad Kamil
Cast: Aditya Roy Kapoor, Shraddha Kapoor
Bahasa: Hindi 
Music On: T-Series

Lyrics Gerua - Dilwale

😄 Gerua 😄

--MALE--

Dhoop se nikal ke Chhaon se phisal ke
Setelah keluar dari sinar matahari dan menjau dari tempat teduh

Hum mile jahan par Lamha thamm gaya
Tempat di mana kita bertemu, waktu telah berhenti di sana

--FEMALE--
Aasman pighal ke shishe mein dhal ke
Ketika langit  meleleh lalu merasuk ke dalam cermin

Jamm gaya to tera chehra ban gaya
Ia membeku dan berubah bentuk menjadi wajahmu

--MALE--
Duniya bhula ke tumse mila hu
Kulupakan dunia ini untuk bertemu denganmu

Nikli hai dil se yeh dua
Hal ini adalah doa yang  terlontar dalam hati

Rang de tu mohe gerua
Warnailah aku dengan warna cintamu

Ranjhe ki dil se hai dua
Ini adalah doa dari dalam hati seorang kekasih

Rang de tu mohe gerua
Warnailah aku dengan warna cintamu

--FEMALE--
Haan nikli hai dil se yeh dua
Ya hal  ini adalah doa yang  terlontar dalam hati

--MALE--
Ho rang de tu mohe gerua
Warnailah aku dengan warna cintamu

Ho tumse shuru, tumpe fanna
Dimulai darimu dan berakhir padamu

Hai sufiyana yeh dastan
Ini adalah  sebuah kisah yang suci

Main karwan maznil ho tum
Aku adalah  kafilah dan kau adalah arah tujuanku

Jaata jahan ko har rasta
Setiap jalan mengarah ke tempatmu

--FEMALE--
Tumse juda jo dil zara sambhal ke
setelah kupulihkan hati ini dengan bersatu denganmu

Dard ka woh sara kohra chann gaya
Kabut deritaku akhirnya  menghilang

--MALE--
Duniya bhula ke tumse mila hu
kulupakan dunia ini untuk bertemu denganmu

Nikli hai dil se yeh dua
Hal ini adalah doa yang  terlontar dalam hati

Rang de tu mohe gerua
Warnailah aku dengan warna cintamu

Ho ranjhe ki dil se hai dua
Ini adalah doa dari dalam hati seorang kekasih

Rang de tu mohe gerua

Warnailah aku dengan warna cintamu

Ho veeran tha, dil ka jahan
Dulu ruang hatiku begitu hampa

Jis din se tu daakhil huva
Sejak hari ini kau memasuki hatiku

Ek jism se hai ek jaan ka
Dari satu  tubuh menjadi satu jiwa

Darza mujhe hasil huva
Aku telah mencapai  tahap itu

--FEMALE--
Haan pheeke hain saari naate jahan ki
Ya semua hubungan terasa pudar di dunia

Tere sath rishta gehra ban gaya
Namun menjalin hubungan denganmu terasa lebih pekat

--MALE--
Duniya bhula ke tumse mila hu
kulupakan dunia ini untuk bertemu denganmu

Nikli hai dil se yeh dua
Hal ini adalah doa yang  terlontar dalam hati

Rang de tu mohe gerua
Warnailah aku dengan warna cintamu

Ho ranjhe ki dil se hai dua
Ini adalah doa dari dalam hati seorang kekasih

Rang de tu mohe gerua

Warnailah aku dengan warna cintamu

--FEMALE--

Haan nikli hai dil se yeh dua
Ya ini adalah doa yang  terlontar dalam hati

--MALE--
Ho Rang de tu mohe gerua
Warnailah aku dengan warna cintamu

Movie : Dilwale
Cast: Shah Rukh Khan, Kajol, Varun Dhawan, Kriti Sanon
Singers: Arijit Singh, Antara Mitra
Music: Pritam Chakraborty
Lyrics: Amitabh Bhattacharya

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources